05 Desember 2024

By DEDI SUTRISNO, ST, M.CIO

29 kali dilihat

Kota Solok Kekurangan Air Minum 37 Liter per Detik

Kota Solok masih mengalami kekurangan air minum sebesar 36,97 liter per detik, hal ini disampaikan Kepala Bappeda Kota Solok, DR. Desmon dalam acara konsultasi publik penyusunan Kebijakan dan Strategi Sistem Penyediaan Air Minum (JAKSTRA SPAM) yang diselenggarakan di Akmal Room Bappeda Kota Solok, Kamis (05/12/24).

Turut hadir, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Barat, Balai Wilayah Sungai Sumatera V, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatera Barat, Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat, Perumda Air Minum Pincuran Gadang, Beberapa Kepala OPD, Lurah dan tokoh masyarakat.

"Saat ini kapasitas produksi Perumda Air Minum Pincuran Gadang 272,84 liter per detik, sementara kebutuhan air minum untuk masyarakat Kota Solok adalah sebesar 309,81 liter per detik sehingga tidak heran jika Kota Solok masih ada kejadian air minum PDAM yang mati maupun masyarakat yang belum terlayani air oleh Perumda Air Minum Pincuran Gadang," sebut Kepala BAPPEDA Kota Solok. Hal ini diperparah lagi dengan masih tingginya tingkat kebocoran air Perumda Air Minum Pincuran Gadang yakni sebesar 31%.

Sebenarnya kapasitas terpasang SPAM Perumda Air Minum Pincuran Gadang adalah sebesar 340 liter per detik, namun karena semua SPAM yang bersumber dari mata air terus mengalami penurunan debit air dan kondisi debit air batang sumani di Kabupaten Solok dan batang lembang di Kota Solok kadang besar, kadang kecil mengakibatkan produksi air minum hanya bisa sebesar 272 liter per detik.

Menanggapi hal itu pihak Perumda Air Minum Pincuran Gadang yang ikut di acara tersebut menyampaikan saat ini tengah diupayakan untuk meningkatkan kapasitas produksi air minum dengan mengajukan proposal permohonan pembangunan Instalasi pengolahan air minum baru kepada pemerintah pusat dengan kapasitas terpasang 100 liter per detik yang berlokasi di SPAM Guguk Lasuang Kalumpang. Saat ini Perumda Air Minum Pincuran Gadang belum dapat memenuhi permintaan pasang baru meteran air minum, terutama perumahan yang baru karena kekurangan air. Perumda Air Minum Pincuran Gadang juga masih punya pekerjaan rumah untuk peremajaan jaringan distribusi dan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) yang sebagian besar sudah tua.

Senada dengan itu Sekretaris Dinas PUPR Kota Solok Eliyardi, ST, MT juga menyampaikan terkait devisit air minum Kota Solok, Pemerintah Kota Solok juga pernah berencana memanfaatkan sumber air yang berada di bukit Payo Tanah Garam, namun terkendala izin dari Kementerian Kehutanan karena berada di hutan lindung. Kedepan juga direncanakan untuk memanfaatkan air dari batang binguang yang berada di Tanjung Paku yang telah dibangun embung, nantinya diharapkan akan dapat menyediakan air baku kapasitas 30 liter per detik yang dapat menyuplai air minum untuk kawasan Tanjung Paku.