Dalam rangka meningkatkan kualitas tatanan kehidupan masyarakat yang beriman dan bertaqwa serta mengembangkan nilai-nilai adat dan budaya di tengah masyarakat berlandaskan adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah, diantaranya melalui :

  • pembinaan dalam bentuk pelaksanaan pelatihan dan pemberian insentif bagi guru MDA/TPA yang bersertifikasi, garin mesjid dan mushalla serta petugas keagamaan khusus untuk membimbing masyakarat yang masih belum sempurna dalam melaksanakan shalat dan baca tulis Al-Qur’an yang petugasnya tersebar di seluruh kelurahan di Kota Solok.
  • pembinaan terhadap anak sekolah melalui pelaksanaan Didikan Subuh (DDS) dan MABIT (Malam Binaan Iman dan Taqwa). Disamping itu Pemerintah Kota Solok juga mengeluarkan himbauan kepada semua pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Solok untuk melaksanakan puasa senin kamis dan himbauan untuk melaksanakan membaca Alquran setiap habis maghrib. Selain itu, untuk menyambung tali silaturrahmi antara Pemerintah Daerah dengan masyarakat sekaligus menjaring aspirasi masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan, dimulai 24 September 2010 setiap Jumat pagi dilaksanakan kegiatan Safari Fajar melalui pelaksanaan shalat subuh berjemaah ke semua mesjid di seluruh Kota Solok serta pelaksanaan kunjungan Tim Ramadhan mulai dari Tim Propinsi, Tim Kota dan Tim Kecamatan.
  • kegiatan fisik melalui peningkatan sarana prasarana ibadah yakni, dilakukannya upaya percepatan penyelesaian pembangunan Mesjid Agung Al-Muhsinin sebagai pusat kegiatan keagamaan di Kota Solok yang pada bulan Agustus tahun 2009 mengalami kerusakan akibat gempa dan pada tanggal 16 Desember 2011 telah diresmikan oleh Wakil Menteri Agama RI Prof. Dr. H. Nazamuddin Umar, MA

 

  • pembinaan budaya masyarakat, melalui upaya peningkatan kualitas dan kapabilitas lembaga adat dan budaya dan meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana kebudayaan, telah dilakukan berbagai macam kegiatan. Diantaranya pembinaan panggung pidato adat dan pembinaan anak panggung melalui sekolah pidato adat.Disamping itu, pembinaan terhadap sanggar seni budaya dan pemberian insentif terhadap pelatih sanggar seni dengan menggerakkan peran generasi muda untuk menampilkan seni budaya anak nagari melalui even festival tari, pekan budaya daerah, baralek gadang dan pawai budaya yang menampilkan adat budaya masyarakat Kota Solok mulai dari menyambut kelahiran bayi, perkawinan sampai kematian, batagak rumah, batagak pangulu, dan sebagainya.