Pelaksanaan agenda pembangunan sosial dan sumber daya manusia yang berkualitas ditujukan dalam rangka pencapaian tiga misi RPJMD 2011 - 2015, yakni misi meningkatkan kualitas pelayanan bidang pendidikan dan kesehatan, dan misi meningkatkan pelayanan kesejahteraan sosial dan penanggulangan kemiskinan serta misi meningkatkan pembinaan kepemudaan dan olah raga.

A.Peningkatan Kualitas Pelayanan Pendidikan

Pelayanan sektor pendidikan dititikberatkan pada peningkatan kualitas pelayanan dan mutu pendidikan sehingga dapat menghasilkan tenaga pendidikan yang berkualitas dan siswa dengan lulusan terbaik serta peningkatan prasarana dan sarana pendidikan, disebabkan semakin meningkatnya jumlah siswa yang akan bersekolah di Kota Solok, yang tidak hanya berasal dari warga Kota Solok tapi juga dari berbagai kawasan sekitar Kota Solok seperti, penambahan ruang kelas, dan sarana penunjang seperti perpustakaan dan mushola.

Salah satu yang menonjol adalah pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 dengan jurusan Tata Boga dan Tata Busana. Penambahan SMKN 3 ini, merupakan program daerah dalam rangka mendukung Kota Solok sebagai Kota Perdagangan dan Jasa. SMKN 3 direncanakan sebagai "boarding school" yaitu dengan prinsip pendidikan siswa berasrama. Untuk pembangunan SMKN 3 ini disamping dari dana APBD Kota Solok juga telah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Propinsi Sumatera Barat tahun 2013.

B. Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, ditujukan untuk memenuhi harapan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, konsisten dan berkelanjutan. Diantaranya melalui kegiatan pencanangan Kecamatan Sayang Ibu, Pekan Imunisasi dan Gerakan Peduli Posyandu, dan juga PKK – KB Kesehatan.

Pemerintah Kota Solok berupaya menekan angka kematian bayi (AKABA) dan angka kematian ibu (AKI). Bahkan melalui gerakan nasional sadar gizi, Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Kesehatan melakukan pemantauan, pembinaan dan pengawasan kesehatan gizi termasuk penanganan terhadap balita gizi kurang. Hal ini tentu tidak terlepas dari kerjasama yang baik antara Pemerintah Kota Solok bersama masyarakat dan juga dengan kader-kader di lapangan dan jajaran Tim Penggerak PKK mulai dari kelurahan, kecamatan dan kota. Dalam hal Gerakan Peduli Posyandu, masyarakat Kota Solok terutama yang mempunyai bayi dan balita serta ibu hamil dihimbau untuk datang ke posyandu guna mengetahui tumbuh kembang bayi dan balita serta kehamilan.

C. Peningkatan Pelayanan Kesejahteraan Sosial

Adapun upaya untuk meningkatkan pelayanan kesejahteraan sosial melalui pengoptimalan peranan lembaga sosial dan peningkatan pembinaan terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial PMKS), telah diwujudkan oleh Pemerintah Kota Solok melalui program pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial, pemberdayaan fakir miskin dan PMKS lainnya, pembinaan eks penyandang penyakit sosial dan pembinaan anak terlantar serta pemberian santuan bagi penderita cacat. Disamping itu, dilaksanakan program lain yang bersinergi dengan program penanggulangan kemiskinan diantaranya, penyediaan beasiswa dilaksanakan bagi siswa miskin mulai dari tingkat SD, SMP, SLTA bahkan perguruan tinggi, penyediaan jamkesda dan dana pendampingnya, pelayanan KB dan pelatihan keterampilan bagi keluarga miskin.

Penanggulangan kemiskinan sebagai salah satu tujuan utama pembangunan dengan sasaran menurunkan angka kemiskinan dan peningkatan kapasitas lembaga sosial dan pekerja sosial di Kota Solok dilaksanakan melalui strategi mengoptimalkan peranan lembaga sosial, meningkatkan pembinaan terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial dan meningkatkan sinergitas program penanggulangan kemiskinan. Sinergitas tersebut diwujudkan melalui program dan kegiatan yang tidak hanya dilaksanakan oleh Dinas Sosial, tapi juga berintegrasi dengan program-program dari SKPD lain dibawah Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Solok.

D. Peningkatan Pembinaan Kepemudaan dan Olah Raga

Pembinaan kepemudaan dan olah raga diwujudkan melalui penyelenggaraan urusan kepemudaan dan olah raga dengan targetnya adalah pemenuhan kebutuhan terhadap prasarana dan sarana olahraga berikut dengan atlit yang berprestasi serta pembinaan terhadap organisasi kepemudaan. Pemenuhan kebutuhan terhadap prasarana dan sarana olahraga melalui pembangunan fisik diwujudkan melalui pembangunan Sport Hall dan pembinaan terhadap lapangan-lapangan olahraga yang ada, baik yang dibina langsung oleh Dinas Pendidikan maupun oleh organisasi pemuda kelurahan. Sementara, untuk meningkatkan prestasi olahraga di Pemerintah Kota Solok membentuk sentra-sentra pembinaan tujuh cabang olahraga, yang meliputi cabang atletik, sepakbola, bola basket, bola volley, sepak takraw, pencak silat dan bulutangkis. Melalui sentra ini, atlit-atlit tingkat SLTA dari ketujuh cabang unggulan ini dibina dan dilatih untuk meraih prestasi yang tentu saja tidak terlepas dari pembinaan dari KONI Kota Solok.