Kota Solok merupakan salah satu dari tujuh kota di Propinsi Sumatera Barat, berada pada Jalur Lintas Sumatera Bagian Timur yang menghubungkan Propinsi Jambi-Sumatera Barat-Sumatera Utara sehingga termasuk kota yang memiliki aksesibiltas masuk dan keluar kota yang cukup mudah, dengan jarak kurang lebih 64 kilometer dari Kota Padang, atau 73 kilometer dari Kota Bukittinggi.

Oleh karena itu, Kota Solok menjadi salah satu pusat kegiatan wilayah pendukung pelayanan sosial ekonomi dan bersama dengan Kota Pariaman, Lubuk Alung, Aro Suka (Ibukota Kabupaten Solok), dan Painan (Ibukota Kabupaten Pesisir Selatan) yang merupakan kawasan perkotaan satelit, dengan Kota Padang sebagai kawasan perkotaan inti. Hal ini juga berarti, secara strategis keberadaan Kota Solok semakin memperkuat keterkaitan antara Kota Padang, Kota Pariaman, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi,  Kota Payakumbuh dan Batu Sangkar dalam aliran arus barang dan jasa melalui pengembangan jaringan jalan wilayah bagian tengah Sumatera Barat.

Ditinjau dari ketinggian wilayah, Kota Solok mempunyai ketinggian wilayah antara 100 sampai 1.525 meter di atas permukaan laut (dpl), dengan 58,40 persen berada pada ketinggian 100 sampai 500 dpl, dan lebih kurang 23,94 persen wilayah berada pada ketinggian 500 sampai 1000 meter dpl.

Wilayah Kota Solok termasuk tropis dengan musim kemarau antara  Januari sampai dengan Juli dan musim hujan antara Agustus – Desember, dengan curah hujan  rata-rata 183,29 milimeter per tahun, dengan kelembaban udara berkisar  70 - 90 persen, dan suhu udara berkisar 26 – 28 derajat Celsius. 

Selain itu, Kota Solok juga dilewati oleh tiga aliran sungai, Batang Sumani, Batang Gawan dan Batang Air Binguang yang membelah kota hingga kabupaten Solok.