Dalam rangka menumbuhkembangkan motivasi dan memberikan stimulasi serta menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan dan sinergi unsur kelembagaan, sumber daya, dan jaringan ilmu pengetahuan dan teknologi di daerah, dibentuklah Dewan Riset Daerah (DRD), dimana nantinya DRD ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada Pemda berupa pemikiran dalam rangka untuk menyusun arah, prioritas, serta kerangka kebijakan Pemda di bidang iptek sesuai dengan potensi keunggulan daerah yang dimiliki, disamping itu juga membantu mencari solusi dalam menyelesaikan isu-isu strategis dan permasalahan dan kesulitan hidup yang dihadapi masyarakat  Kota Solok serta secara proaktif memberikan saran/gagasan mengenai pengembangan potensi daerah yang berpeluang untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Oleh karena itu, pada Tanggal 17 Februari 2015 lalu, bertempat di Ruang Rapat Bappeda Kota Solok dilaksanakan Kegiatan Sosialisasi Keberadaan dan DRD oleh DRD Propinsi Sumatera Barat dan Bidang Litbang Bappeda Propinsi Sumatera Barat, sebagai upaya berbagi pengalaman dan merintis jalan pembentukan DRD di Kota Solok.

DRD merupakan lembaga inkubator diluar struktur pemerintah daerah yang dibentuk melalui Keputusan Kepala Daerah yang beranggotakan unsur cendikiawan dan Non PNS; mantan birokrat yang memiliki kapabilitas keilmuan dan pengalaman, yang dihimpun dalam kelompok komisi-komisi dan mitra kerja peneliti serta Struktur Pengurus DRD yang terdiri dari Penanggungjawab, Pengarah, Ketua, Wakil Ketua dan Sekretariat) serta diharapkan mengikutsertakan pengusaha setempat. Sampai saat ini di Lingkup Propinsi Sumatera Barat, selain DRD Propinsi, di tingkat kabupaten/ kota telah dibentuk DRD di Kabupaten Pasaman Timur.