Agenda pembangunan ekonomi rakyat yang berdaya saing mengemban 2 misi pemerintah daerah, yaitu :

  1. Meningkatkan aktivitas perdagangan, jasa, agribisnis dan pariwisata
  2. Meningkatkan pemberdayaan dan pendapatan masyarakat

Peningkatan aktivitas perdagangan, jasa, agribisnis dan pariwisata merupakan unsur penting untuk mendorong kemajuan ekonomi dan kemakmuran masyarakat. Kondisi tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan kuantitas prasarana dan sarana perdagangan, fasilitasi permodalan bagi UKM.

Adapun tujuan yang ingin dicapai dari peningkatan aktivitas perdagangan, jasa, agribisnis dan pariwisata :

  1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas prasarana dan sarana perdagangan dan jasa
  2. Meningkatnya nilai tambah dan kualitas produk IKM dan UKM
  3. Meningkatkan pengembangan destinasi wisata daerah
  4. Meningkatkan iklim investasi yang kondusif
  5. Mengembangkan usaha pertanian yang berwawasan agribisnis

Dalam bidang perdagangan, sampai akhir tahun 2012, jumlah pedagang yang ada di Kota Solok berjumlah 3.760 pedagang yang tersebar di Pasar Raya dan Luar Pasar Raya Solok. Hampir 72% pedagang yang ada di Kota Solok berada di Kawasan Pasar Raya Solok. Mengingat jumlah pedagang yang meningkat setiap tahunnya dan kawasan Pasar yang sudah jenuh, diperlukan penambahan kawasan pusat perdagangan baru dan penataan kawasan pasar.

Dalam hal pembiayaan, Pemko Solok terus memperhatikan para pelaku UKM. Perhatian ini, baik dalam bentuk kebijakan yang memihak mereka maupun keterampilan, permodalan dan lainnya. Bantuan permodalan untuk para pelaku UKM tersebut, merupakan salah satu bukti nyata dengan pengenaan bunga atas bantuan pinjaman ini sangat rendah sebesar 6% diharapkan kepada pelaku UKM Kota Solok bisa memanfaatkan bantuan pinjaman semaksimal mungkin untuk mengembangkan dan memajukan macam usaha masing-masing. Bantuan permodalan tersebut disalurkan melalui Lembaga Permberdayaan dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat (LP2EM).