Survei Pasar Raya Solok dan Pasar Pagi

Survei Pasar Raya Solok dan Pasar Pagi

Dalam rangka menindaklanjuti usulan perbaikan Prasarana Pasar dari dinas/ instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Solok yang akan dilaksanakan pada tahun 2016, dilaksanakan survey pada tanggal 21 Mei 2015 ke Pasar Raya Solok dan Tanggal 22 Mei ke Pasar Pagi.

Pembangunan Ekonomi Rakyat yang Berdaya Saing

Agenda pembangunan ekonomi rakyat yang berdaya saing mengemban 2 misi pemerintah daerah, yaitu :

  1. Meningkatkan aktivitas perdagangan, jasa, agribisnis dan pariwisata
  2. Meningkatkan pemberdayaan dan pendapatan masyarakat

Gambaran UMKM Kota Solok

Pelaku utama perekonomian Kota Solok kebanyakan adalah koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah, yang mencapai hampir 93 %, bergerak pada usaha simpan pinjam, industri rumah tangga, pertanian, perdagangan dan jasa. Jumlahnya setiap tahunnya cenderung mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan perekonomian Kota Solok.

Pengembangan Pekerja Kreatif Lapangan

Peningkatan jumlah angkatan kerja di Indonesia terjadi setiap tahunnya seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Isu penting dari peningkatan jumlah angkatan kerja ini adalah penciptaan lapangan kerja. Upaya penciptaan lapangan kerja telah dilakukan melalui berbagai sektor pembangunan namun belum mencukupi. Terbatasnya daya serap usaha sektor formal menjadi penyebab terjadinya pengangguran. Alternatif usaha yang ditempuh oleh tenaga kerja yang tidak terserap di sektor formal adalah membuka usaha kecil-kecilan dengan modal, keterampilan dan keuntungan yang terbatas. Usaha ini kemudian dikenal dengan istilah usaha sektor informal. Jumlah pekerja sektor informal ini di Indonesia mencapai lebih dari 60% (BPS, 2012) dan sebagian besar berada di perkotaan.