Solok, (MC Kota Solok) – Bappeda Kota Solok laksanakan Forum Konsultasi Publik Kota Solok, Senin, (5/2/18) di Ruang Pertemuan D’Relazion Resto, mengusung tema ‘Optimalisasi Pelayanan Publik Melalui Peningkatan Infrastruktur untuk Mendorong Investasi Daerah Menuju Visit Solok 2020.

Konsultasi Publik yang ditujukan menghimpun masukan terkait pembangunan Kota Solok tahun 2019 ini, dihadiri langsung Walikota Solok Zul Elfian, seluruh Perangkat Daerah, LKAAM, MUI, Camat dan Lurah serta perwakilan dari berbagai kalangan masyarakat.

Dalam sambutannya Walikota Solok Zul Elfian menyampaikan berbagai prioritas dan target pembangunan Kota Solok ke depan, di antaranya pembangunan RSUD Solok, stadion sepakbola, kelanjutan jalan lingkar utara dan pembenahan Batang lembang.

“Rumah Sakit yang tanahnya telah disiapkan, insya Allah tahun 2019 selesai dan sudah mulai beroperasi”, tegasnya.

Selain rencana pembangunan fisik, Zul Elfian juga memberikan penekanan pada bidang sosial budaya serta ekonomi, di antaranya terkait persiapan sebagai tuan rumah MTQ Tk. Provinsi tahun 2019 sebagai pra Visit Solok 2020, Festival Serambi Madinah dan Kota Solok sebagai lumbung inovasi di Sumatera Barat.

“Manfaatkan Forum Konsultasi Publik ini sebaik-baiknya, Masukan terkait arah Kota Solok ke depan sangat diharapkan dari seluruh yang hadir”, tambah Zul Elfian untuk kemudian membuka acara secara resmi.

Dalam laporannya, Ketua Pelaksana Acara Kepala Bidang Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan Pembangunan Daerah Bappeda Trisna Maizora, SE.MM, menyampaikan bahwa acara ini  adalah amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 dalam rangka kontinuitas pembangunan ke depan.

Di akhir acara, dilakukan penandatanganan Berita Acara Hasil Kesepakatan Forum Konsultasi Publik oleh Kepala Bappeda Jonedi, SH. MM, Ketua LKAAM Kota Solok H. Rusli Khatib Sulaiman,  Ketua MUI Kota Solok Drs. H. Afrizal, Kepala Dinas PUPR Ir. Alkaf, serta Kepala Bidang Infrastruktur dan Prasarana Wilayah Bappeda Rinia Susanti, ST, MT. Isi kesepakatan tersebut pada intinya menyetujui Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Solok Tahun 2019, untuk dapat diimplementasikan sebaik-baiknya. (Td).

Solok, (InfoPublikSolok) – Walikota Solok yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Solok, Rusdianto, SIP, MM membuka Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) bagi Aparatur Pemerintah Kota Solok di Aula Bappeda Kota Solok. (23/04)“Dalam jangka waktu dekat Pemerintah Kota Solok akan melakukan perubahan RTRW (Rencana Tata Ruang dan Wilayah, red), dan ini memerlukan pemenuhan syarat adanya Rupa Bumi. Inilah arti penting pelatihan SIG kali ini.”, tutur Rusdianto dalam sambutannya pada  Pembukaan Pelatihan SIG. Melalui sambutannya pula, Rusdianto menyampaikan rasa terima kasih kepada Narasumber dari LAPAN, Rubini Yusuf, M.Si beserta rombongan serta dari Dinas PUPR Provinsi Sumatera Barat, Danang W. Jati sebagai Kepala Bidang Penataan Ruang yang akan memberikan materi terkait SIG.“Data spasial merupakan data yang bisa didapatkan secara gratis dari LAPAN. Namun, Pemerintah Daerah di Indonesia masih belum banyak yang memanfaatkannya. Bahannya tersedia kapan pun, tentang apa pun, namun mayoritas Sumber Daya Manusia di Pemerintah Daerah masih minim dalam pengolahannya. Maka dari itu, pelatihan ini menemukan arti pentingnya.”, tutur Rubini Yusuf dalam pengantarnya. Rubini beserta empat pelatih dari LAPAN lainnya akan memberikan pelatihan SIG selama lima hari, 23 s/d 27 April 2018.Peserta yang diikutsertakan berjumlah 27 orang yang berasal dari berbagai Perangkat Daerah di Kota Solok yang berkaitan erat dengan data spasial, yaitu Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Dinas PMPTSP, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kesehatan, Badan Litbang, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata dan Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Solok. Melalui pelatihan ini diharapakan ke depannya Kota Solok memiliki data yang terintegrasi dalam bentuk spasial. (td)

Bappeda Kota Solok menggelar Bimbingan Teknis Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) Perencanaan Tahunan dan Finalisasi Penginputan Rencana Strategi (Renstra) Perangkat Daerah Pemerintah Solok Tahun 2018. yang dibuka Sekretaris Daerah Kota Solok Rusdianto, SIP. MM di Meeting Room Hotel Grand Zuri Padang, Kamis (2/8) pagi. Sekretaris Bappeda selaku Ketua Pelaksana Ir. Hendauktri laporannya menyampaikan kegiatan tahunan ini diikuti 70 orang peserta terdiri dari Kasubbag Program, Kasubbag Tata Usaha masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Solok selama tiga hari (2 s/d 4 Agustus 2018) yang berkerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Barat. Walikota diwakili Sekretaris Daerah Rusdianto dalam sambutannya, menegaskan kembali pilihan Pemko Solok kepada BPKP sebagai mitra dalam implementasi e-planning melalui aplikasi SIMDA Perencanaan, hal itu adalah agar kegiatan keuangan dapat berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan. “Sebab Kota Solok telah mengaplikasikan SIMDA pada Keuangan, Pendapatan dan Aset dari BPKP, maka supaya terintegrasi, dalam perencanaan kita gunakan juga SIMDA Perencanaan dari BPKP,” tegas Sekda. Pada kesempatan ini juga, Rusdianto mengharapkan para peserta memahami bagaimana proses perencanaan pembangunan yang ideal, yang mesti dipedomani oleh seluruh aparatur perencana di Pemko Solok. Sementara Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Barat, diwakili Koordinator Pengawasan APD, M.V. Chinggih W, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan kemitraan Pemerintah Kota Solok dengan BPKP. “Kota Solok sudah mulai berakselerasi mengejar Kabupaten Pesisir Selatan dan Tanah Datar yang telah memasuki perencanaan tahunan secara online. Ini patut diapresiasi,” infonya. Selain itu, Chinggih mengharapkan implementasi SIMDA Perencanaan di Kota Solok ini mampu menjaga alur perencanaan hingga ke pelaksanaan. RKA harus benar-benar merupakan break down dari dokumen perencanaan di atasnya, yaitu Renstra dan RPJMD. (td)
Posted by: Ramayuni PerwariKamis 2 Agustus 2018 Padang, (InfoPublikSolok) –