Perekonomian Kota Solok 2011 - 2017 cenderung mengalami perlambatan laju pertumbuhan ekonomi, dari kisaran 6,90 % pada Tahun 2011 hingga menjadi 5,78 % pada Tahun 2017. Meskipun pada Tahun 2016 tren perlambatan ini dapat dikatakan berakhir, dengan adanya peningkatan 0,02 % pada kurun waktu 2016 - 2017 dari 5,76 % menjadi 5,78 % sehingga perekonomian Kota Solok tidak jauh berbeda dengan gambaran perekonomian nasional.

Perekonomian Kota Solok 2011 - 2017 cenderung mengalami perlambatan laju pertumbuhan ekonomi, dari kisaran 6,90 % pada Tahun 2011 hingga menjadi 5,78 % pada Tahun 2017. Meskipun pada Tahun 2016 tren perlambatan ini dapat dikatakan berakhir, dengan adanya peningkatan 0,02 % pada kurun waktu 2016 - 2017 dari 5,76 % menjadi 5,78 % sehingga perekonomian Kota Solok tidak jauh berbeda dengan gambaran perekonomian nasional.

Capaian tingkat pertumbuhan ekonomi 5,78 % pada Tahun 2017 memang masih dibawah target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan dalam dokumen RPJMD Kota Solok 2016 - 2021, yaitu sebesar 6,10 %. Namun, pencapaian ini dapat dianggap baik, jika dibandingkan dengan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 5,07 % dan pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Barat 5,29 % pada tahun berkenaan. Hal ini mengindikasikan, perlunya pemerintah Kota Solok melakukan penyesuaian kebijakan untuk lebih mendorong perekonomian daerah.

Pemerintah Kota Solok, paling tidak perlu menggenjot pengeluaran pemerintah pada Tahun 2018 sehingga tren penurunan komposisi pengeluaran pemerintah dalam distribusi PDRB Kota Solok menurut pengeluaran, dari 19,61 % pada 2011 menjadi 18,75 % pada 2016 dan tekanan konsumsi masyarakat dari 53,17 % pada 2011 menjadi 50,41 % sebagai dua komponen pendorong pergerakan ekonomi Kota Solok, dapat dikurangi.

Upaya meningkatkan pengeluaran pemerintah ini, terlihat dari peningkatan tambahan penghasilan pegawai (TPP) sejak Januari 2018 yang diharapkan bergerak pada dua sisi sekaligus, peningkatan kinerja pemerintahan dan peningkatan daya beli masyarakat yang berujung pada peningkatan konsumsi dan realisasi anggaran pemerintah daerah.

kontributor : Anton Setiadi SE, ME (Kasubbid Data dan Informasi Bappeda Kota Solok)