Musrenbang RKPD merupakan instrumen proses perencanaan pembangunan yang merupakan bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD). Sesuai dengan Peraturan Walikota Solok Nomor 31 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Walikota Solok Nomor 13 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Perencanaan Pembangunan Partisipatif, Tujuan dari penyelenggaraan Musrenbang RKPD adalah :

  1. Menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan kota dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan Provinsi.
  2. Mengklarifikasi usulan hasil Musrenbang Kecamatan dan/atau usulan ain yang masuk sebelum Musrenbang Kota dilaksanakan.
  3. Menyepakati program dan kegiatan prioritas pembangunan pada tahun rencana dengan mempedomani prioritas pembangunan daerah.
  4. Mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas pembangunan pada tahun rencana.

Musrenbang RKPD Kota Solok tahun 2018 dilaksanakan selama 3 (tiga) hari dari tanggal 29 s/d 31 Maret 2017. Musrenbang  tingkat kota ini merupakan rangkaian beberapa tahapan yang telah dilaksanakan sebelumnya :

  • pra-musrenbang Kelurahan yang dilaksanakan pada bulan November s/d Desember 2016
  • Musrenbang Kelurahan yang dilaksanakan pada bulan januari s/d awal Februari 2017
  • Musrenbang Kecamatan pada bulan Februari 2017
  • Forum Perangkat Daerah pada bulan Februari s/d pertengahan Maret 2017

Musrenbang RKPD kota Solok Tahun 2018 diikuti oleh + 250 orang peserta yang terdiri dari Muspida, Ketua DPRD dan Komisi-komisi DPRD, seluruh perangkat Daerah, Camat dan Lurah di lingkungan pemda Kota Solok, Instansi vertikal, perguruan tinggi, BUMN/BUMD, Ketua KAN, LKAAM, dan Bundo Kanduang, LSM, Organisasi Profesi dan organisasi kemasyarakatan serta fasilitator kelurahan dan kecamatan.

Sesuai jadwal, pembukaan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 29 Maret 2017 di gedung Kubuang Tigo Baleh Kota Solok. Penyelenggaraan Musrenbang ini diawali dengan laporan dari ketua pelaksana, Sambutan dari Ketua DPRD kota Solok, kemudian diikuti dengan sambutan dari Walikota Solok.

Dalam laporannya sebagai ketua pelaksana, Kepala Bappeda kota Solok menekankan bahwa tujuan Musrenbang ini adalah untuk mempertajam indikator dan target serta untuk menyelaraskan program Perangkat Daerah dalam rangka optimalisasi perencanaan pembangunan. Selanjutnya oleh ketua DPRD Kota Solok dalam sambutannya menambahkan bahwa musrenbang dilaksanakan untuk mewujudkan apa yang diharapkan oleh masyarakat yang nantinya akan tertuang dalam dokumen perencanaan baik itu RKPD ( Rencana Kerja Pemerintah Daerah) maupun RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). Selain menyampaikan tujuan Musrenbang tersebut, Walikota Solok dan Ketua DPRD kota Solok juga menyampaikan beberapa Program strategis dan prioritas daerah diantaranya pembangunan RSUD Kota Solok untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Setelah mendengarkan Laporan ketua pelaksana, dan sambutan dari Ketua DPRD dan Walikota, Musrenbang dibuka secara resmi oleh Walikota Solok, Bapak H. Zul Elfian yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Walikota Solok, Ketua DPRD dan dua orang mantan Walikota Solok yang berkesempatan hadir yaitu Bapak H. Syamsu Rahim dan Bapak Yumler Lahar.

Setelah dibuka secara resmi oleh Walikota Solok, acara pembukaan dilanjutkan dengan pleno dimana pada sesi ini seluruh peserta  ikut berperan aktif, diantaranya salah seorang fasilitator bidang Infrastruktur Firman Z yang mengusulkan dan meminta bantuan dari Provinsi untuk pembangunan Laydam di sepanjang  aliran sungai Batang Lembang. Bappeda Provinsi ya oleh Ir. Kuartini deti Putri, M.Si menanggapi bahwa usulan yang terkait prasarana wilayah seperti ini diharapkan mengikuti prosedur dan mekanisme yang ada.Jika usulan merupakan kewenangan provinsi, maka akan difasilitasi dan ditangani oleh Provinsi, namun jika kegiatan yang diusulkan adalah kewenangan pemerintah kota Solok tapi terkendala dana, maka bisa diusulkan melalui dana DAK dengan mengajukan proposal kegiatan.

Musrenbang hari pertama ditutup dengan berakhirnya pleno dan dilanjutkan hari berikutnya yaitu Kamis tanggal 30 Maret 2017 bertempat di gedung Bappeda Kota Solok. Hari kedua dan ketiga diisi dengan pembahasan materi dalam kelompok diskusi yang dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok ekonomi, Infrastruktur dan pengembangan wilayah, kelompok Sosial Budaya dan Kelompok Pemerintahan Umum.

Pada diskusi ini masing-masing Perangkat Daerah memaparkan Renja Perangkat Daerah, kemudian mengklarifikasi usulan kegiatan hasil Musrenbang Kecamatan yang telah disandingkan dengan renja Perangkat Daerah yang bersangkutan dan mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan.